News Update :
Home » » Anggota Fraksi Golkar DPRD Sumedang Nenden Nugraha Terancam Diberhentikan

Anggota Fraksi Golkar DPRD Sumedang Nenden Nugraha Terancam Diberhentikan

Penulis : Dedie Kusmayadi on Kamis, 04 Oktober 2012 | Kamis, Oktober 04, 2012

Anggota Fraksi Partai Golkar di DPRD Sumedang kemungkinan berkurang lagi satu dari seluruhnya 10 angggota. Sebab, satu orang anggota DPRD dari fraksi ini, Nenden Nugraha, kini sudah lama tak hadir di gedung DPRD untuk menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat.
Menurut Ketua Fraksi Partai Golkar, Naya Sunarya, Nenden anggota DPRD dari daerah pemilihan Cimanggung dan Jatinangor ini sudah lama tidak hadir di gedung DPRD.

“Kalau soal ketidakhadiran di kantor sih iya, dia sudah lama tidak hadir, tapi kami harus mengecek dan memverifikasi ketidakhadirannya di daftar absensi yang ada di sekretaris dewan, lalu berkoordinasi pula dengan Badan Kehormatan, yang salah satunya bertugas merekap absensi anggota dewan,” kata Naya, Senin (5/3).

Menurut Naya, kinerja anggota dewan memang tak selalu harus berada di kantor DPRD, namun bisa saja berada di luar kantor ketika memang ada jadwal atau agenda DPRD yang dilakukan di luar.

Untuk itu, Naya akan menyelidiki kinerja anggotanya itu, termasuk kehadirannya di komisi. Namun untuk lebih lanjut, kewenangan upaya penegakan disiplin kinerja dilakukan oleh Badan Kehormatan.

“Kami masih sedang melakukan ‘crosc check’ ke anggota yang bersangkutan dan juga Badan Kehormatan, tetapi dari ketidakhadirannya di kantor saja dan juga jarang datang pada rapat fraksi, tentu akan menjadi pertimbangan fraksi yang nanti turut menjadi pertimbangan bagi Badan Kehormatan,” terang Naya yang menyayangkan anggota fraksinya ada yang mangkir dari tugasnya sebagai wakil rakyat.

Sementara menurut Wakil Badan Kehormatan DPRD Sumedang, Anye Widuri, dari daftar absen yang sudah direkapnya, Nenden tidak hadir di sidang paripurna sebanyak enam kali, namun tidak dilakukan berturut-turut.

“Anggota dewan yang diberhentikan itu jika tidak menghadiri rapat paripurna sedikitnya enam kali berturut-turut tanpa alasan. Nenden juga pernah tidak menghadiri sidang karena alasan sakit,” kata Anye.

Dalam tata tertib DPRD Sumedang, seorang anggota DPRD akan diberhentikan salah satunya karena tidak menghadiri sidang paripurna sebanyak enam kali berturut-turut tanpa alasan.

Ketetapan ini juga tercantum dalam UU No. 27 Tahun 2009 dan PP No. 16 Tahun 2010.
Jika Nenden terbukti tidak menghadiri sidang paripurna sebanyak enam kali, maka keanggotannya di DPRD terancam diberhentikan. Dengan diberhentikannya Nenden, maka Fraksi Golkar sudah dua kali mengalami kasus serupa.

Kasus pertama terjadi pada Ina Herlina Widia yang juga diberhentikan karena mengundurkan diri setelah sering mangkir bertugas. Ina kini sudah digantikan Dedih, S.Hut. E

Sumber : kabar-priangan.com
Share Berita ini :


Poskan Komentar

 
Copyright © Sumedang Post Online
RSS Feed