News Update :
Home » » Diskusi Sorgum Cocok untuk Sumber Pangan Alternatif

Diskusi Sorgum Cocok untuk Sumber Pangan Alternatif

Penulis : Dedie Kusmayadi on Selasa, 25 September 2012 | Selasa, September 25, 2012

Apa itu Sorgum (Sorghum spp.)? Sorgum adalah tanaman serbaguna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan, pakan ternak dan bahan baku industri. Sebagai bahan pangan ke-5, sorgum berada pada urutan ke-5 setelah gandum, jagung, padi, dan jelai. Sorgum merupakan makanan pokok penting di Asia Selatan dan Afrika.

Penganan alternatif selain beras perlu dikembangkan untuk menyokong ketahanan pangan. Salah satu penganan alternatif yang cocok untuk dikembangkan itu adalah sorgum. Namun demikian, kebudayaan masyarakat, teknologi, kebijakan makro, dan desain institusi yang mampu menyokong pengembangan sorgum masih menjadi kendala yang perlu dipikirkan bersama oleh setiap elemen masyarakat yang berkepentingan.

Demikian isu yang mengemuka dalam diskusi mengenai sorgum di Institut Manajemen Koperasi Indonesia (Ikopin), Jalan Raya Jatinangor Km 20,5 Sumedang, Senin (24/9/12). Dalam diskusi tersebut, hadir beberapa elemen masyarakat, seperti akademisi, PTPN VIII, Dinas Perhutani Jawa Barat, dan praktisi pertanian.

Ketua Umum Badan Eksekutif Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia (Gapperindo) Agus Pakpahan, yang saat itu memimpin diskusi, mengatakan, lingkungan mengalami banyak perubahan pada tahun-tahun terakhir. Perubahan itu meliputi pemanasan iklim global, ketersediaan air yang berkurang, serta banyaknya lahan kering.

Bersamaan dengan hal tersebut, Indonesia pada tahun-tahun ke depan dihadapkan pada lonjakan penduduk. Menurutnya, pada 2050, diperkirakan jumlah penduduk Indonesia melonjak menjadi 70 juta. Dengan kondisi itu, masyarakat Indonesia akan rentan menghadapi krisis ketahanan pangan.

Oleh sebab itu, penganan alternatif selain beras yang saat ini menjadi penganan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia perlu diupayakan. Menurut dia, Sorgum menjadi salah satu penganan alternatif yang bisa dikembangkan, karena beberapa keunggulan.

Dia mengatakan, sorgum mampu tumbuh di lahan kering. Hal tersebut berbeda dengan padi yang memerlukan banyak pasokan air agar bisa tumbuh. Selain itu, sorgum juga aman bila dikonsumsi oleh penderita diabetas. Pasalnya, kadar leukimia yang terdapat dalam sorgum, indeksnya hanya 48. 

Sumber : Pikiran Rakyat.

Share Berita ini :


Poskan Komentar

 
Copyright © Sumedang Post Online
RSS Feed